Minggu, 08 November 2020

Review Hotel: Ritz-Carlton Kuningan, Jakarta

"Selamat ulang tahun dedek, semoga dedek selalu diberi kesehatan, kebahagian, kecerdasan dan kebijaksaan sepanjang hidup adek. Dan menjadi orang yang bermanfaat untuk diri dan lingkungannya. Amin."

Beginilah yah liburan versi pandemi, dikit-dikit staycation aja ke hotel. Apalagi ketika ada moment seperti perayaan ulang tahun seperti ini. Anak senang, mami pun punya bahan untuk blog hahahah karena hidup adalah sebagian dari content ;P. Ini benar-benar staycation yang beruntun sih, bukan karena selalu mau staycation dihotel yah, tapi untuk kali ini memang sudah direncanakan jauh hari dengan membeli flash sale jumatan dari traveloka. Hahahahahh orang lain ngapain hari jumat, kita berburu list hotel berbintang dengan harga miring. Harga deal hotel kali ini ok banget nih, dengan harga Rp.1.000.000,00 sudah termasuk sarapan untuk 2 orang loh. Coy ini nginepnya di Ritz-Carlton yang harganya ngak pernah serendah ini yah mau dikata lagi diskon. Ini masih dari segi harga nih, belum lagi kalau dibandingkan dengan  fasilitas lainnya yang kami nikmati selama menginap disini, bener-bener worthy.

Prosedur Covid
 
Untuk dari lobby hingga pintu masuk, prosedur covidnya standard yah dengan pengukuran suhu tubuh dan juga membersihkan tangan dengan hand santizer. Untuk kamar dan ruang publik, pihak hotel sudah mengklaim menggunakan prosedur kebersihan ruang kamar dan publik yang mereka claim menggunakan teknologi terkini. Dikarenakan Ritz-Carlton dan Westin ini sama-sama group Voyage Marriot, bisa dipastikan mereka sama-sama menggunakan produser kebersihan yang sama. Dan tentu saja sama-sama jangan tanya kecanggihannya karena tidak dijelaskan *wink. 

Sebagai tambahan prosedur kebersihan, didalam kamar juga sudah tersedia covid kit. Kalau mau tambahan dapat menghubungi pihak hotel kembali yah. Oh iya, karena sekarang sudah PSBB transisi, maka area umum seperti kolam renang, restauran dan gym telah dibuka namun dengan maksimum capacity. Untuk kolam renang ada maksimum 25 orang dengan informasi tambahan dari front desk bahwa yang diperkenankan berenang adalah pengunjung selain anak dibawah 9 tahun maupun orang tua diatas 65 tahun. Sedih banget pas dengar ini dari pihak hotel secara kan yah kita kesini untuk liburan berenang. Eits tapi tunggu dulu, nanti dijelaskan lebih lengkap lagi tentang kolam renang ini dicerita dibawah yah. 

 
Check In/ Check Out
 
Ini hotel pertama yang membuat saya mengantri untuk check-in. Meskipun ada 4 front liner yang sedang stand by. Mungkin karena ini bertepatan dengan orang yang sedang melakukan proses check out. Oh iya kamu bisa mengajukan permintaan early check-in dijam 14.00 (selama PSBB jadwal check ini menjadi pukul 15.00) Kamu juga dapat meminta late check out yah hingga pukul 13.00 selama ketersediaan kamar masih memungkinkan. Berbeda dari hotel sebelumnya, deposite dihotel ini hanya sebesar Rp.500.000,00 jadi tidak bikin kaget banget sih yah. Kelar proses check-in pun kami dapat langsung ke kamar dan terima beres barang kami pun sampai bersamaan dengan kami didepan pintu kamar.
 
Sama dengan proses check-in, proses check-outnya pun mudah. Tinggal telpon bellboy, barang diambil dan ketemu barangnya nanti dilobby ground ketika kami sudah akan naik ke mobil. Ketika pulang pun, kami tidak harus menunggu antrian, serahkan kunci dan voila kami bisa langsung pulang.

Kamar
 
Baru masuk langsung disambut dengan tulisan selamat ulang tahun dari staff Ritz-Carlton tidak lupa small cake bertulisankan "Happy Birthday". Anak-anak juga suka dengan pemanis kecil di tempat tidur yaitu handuk berbentuk kue dengan tulisan "HBD". Sebenarnya kami tertarik tuh untuk memesan tenda bermain yang bisa diset didalam kamar. Hitung-hitung merayakan ulang tahun adek, apa daya additional chargenya lumayan juga yaitu Rp.500.000,00 sebelum pajak 21%. Yuhuuuuuu nambah dikit bisa jadi hak milik dek. Next time aja yah kita beli pasang sendiri (tapi boong deh hahahaaahh)
Kami memesan kamar tipe standard tapi ukuran kamarnya tidak standard sama sekali. Kamar ini berukuran 63 m2 lengkap dengan dua tempat tidur ukuran queen bed. Yah! ketika kita memilih kamar dengan tempat tidur double bed, maka jenis tempat tidur yang kita dapatkan adalah queen size. Jadi untuk kali ini kami tidak memerlukan babycrip sama sekali. Kami berdua memiliki tempat tempat tidur sendiri dan anak-anak ditempat tidur yang lain.
Selain itu kamar mandinya juga dilengkapi dengan bathup dan shower area yang terpisah. Ukuran bathup pun terasa lega untuk ketiga anak yang selalu ikut staycation ini. Satu hal yang lebih ok lagi adalah pemandangan dari bathup yang langsung melihat kota Jakarta. Tinggal kita aja mau menurunkan curtains atau menaikkannya ketika menikmati sunset dari bathup. 
 
Dengan ukuran kamar yang sangat luas kami sempat banget loh bermain dengan mainan baru yang dibeli oleh papi. Mainan ini lumayan seru buat anak-anak. Mereka dapat mencetak playdough menjadi bentuk pup. Playdough ini kemudian akan diletakkan random diatas terpal. Kemudian, anak yang sedang bermain akan ditutup matanya sehingga si anak berjalan diatas terpal dengan deg-degan. Pemain lain akan memutar spiner kemudian memberikan perintah kepada pemain untuk berjalanan sesuai hasil yang ditunjukkan oleh spinner. 
Tidak hanya itu saja, seperti biasa kami akan bermain bathboom dan bubblebath dibathup. Hitung-hitung mengobati kesedihan mereka yang tidak dapat berenang sore ini karena adanya miscommunication antara frontdesk dan orang lapangan.

Restoran
 
Lokasi sarapan pagi di Restoran Asia dari jam 06.00 am s.d 10.00 a.m. Para tamu diarahkan untuk dine-in di restoran. Tidak ada tawaran untuk sarapan room-in sih, tapi seharusnya tetap bisa yah jika ada permintaan dari tamu. Mungkin kamu bisa coba jika merasa kurang nyaman untuk sarapan bersama dibawah saat kondisi pandemi ini. Dari beberapa hotel yang kami tempati semenjak pandemi ini, hotel Ritz-Carlton adalah satu-satunya hotel yang semua tempat duduknya terisi oleh para tamu. Ini sudah bisa diprediksi sih sejak saat check-in. Nampaknya promo staycation ini banyak diambil oleh keluarga dengan anak. Ada beberapa anak yang menggunakan seragam sekolah dan duduk manis didepan laptop untuk mengikuti kelas online sambil menikmati sarapan.

Untuk makanannya, kita langsung dapat menuju ke stand makanan. Tentu saja tetap tidak boleh ambill langsung yah. Setiap stand dijaga oleh pelayan yang sigap untuk mengambilkan makanan dan minuman yang kita inginkan. Sayangnya tidak semua stand makanannya terisi, menu sarapan tidak terlalu bervariasi. Meskipun rasanya tetap enak namun menu yang disajikan kurang lebih seperti menu buffet restoran bintang tiga pada umumnya. Tapi entah kenapa anak saya suka banget loh. Cereal, hash brown, roti, susu dan jusnya mereka habiskan. Nampaknya kita memang berbeda selera yah anak-anak.

Fasilitas
 
*Kolam Renang
Jadi setelah mengetahui anak-anak tidak diperkenankan berenang, jadilah suami saya iseng turun ke area kolam untuk sekedar foto-foto untuk bahan blog ini. Kemudia dia iseng nanya tentang peraturan bahwa anak dibawah 9 tahun tidak diperkenankan untuk berenang. Terus kata staf yang ada disana, peraturan itu hanya berlaku ketika PSBB kemarin. Sekarang tidak ada batasan umur lagi untuk berenang. Hanya saja ada batasan pengunjung maksimal 25 orang disekitar area kolam renang. Tidak mau mengecewakan anaknya, suami saya kembali bertanya hal yang sama dengan salah seorang staf dilokasi itu. Jawabannya pun tetap sama. Tapi apa mau dikata hari sudah sore dan kolam renang sudah tutup sejak pukul 17.00 tadi.
Tapi keesokan harinya setelah selesai sarapan, anak-anak senangnya bukan main dapat berenang dikolam ini. Ada kolam renang dewasa yang sangat panjang dan lebar. Dengan maksimum kapasitas 25 orang sih kami amat sangat bisa menjaga jarak. Selain itu ada kolam anak yang pas dengan tinggi kakak. Kolamnya pun memanjang dengan kedalaman sekitar 80 cm mungkin. Kakak jadi senang banget karena bisa berenang dan tidak perlu khawatir tenggelam ketika dia kehabisa nafas. Tapi tentu saja saya tetap selalu berada didekatnya ketika berenang yah. 
Area sekitar kolam pun sangat asri dengan layout seperti resort di Bali. Kapan lagi yah bermalas-malasan dipinggir kolam atau gazebo sambil menikmati suasana kolam yang menyenangkan. Setiap tempat duduk dan gazebo ini selalu di strelize oleh petugas. Ada tanda untuk mengetahui apakah area itu sudah disteril apa belum setelah digunakan oleh orang lain. Anak senang, orang tua tenang *wink.

*Gym dan Spa

Ada fasilita Gym, Run Track dan Spa juga dilantai yang sama dengan kolam renang. Seperti biasa, kami bukan penggunakan fasilitas tersebut. Bisa dicoba yah jika tertarik. Semua buka selama PSBB transisi ini.

Sampai jumpa di staycation aman dan sehat selanjutnya *wink
Terima kasih
RCMEMORIES



Rabu, 04 November 2020

Review Hotel: Westin Hotel, Jakarta

Rejeki keluarga soleh, staycation kami masih berlanjut donk. Kali ini mengikuti suami kerja masih disekitaran kuningan. Suaminya kerja, istri dan anak sabar menunggu yah di kamar hotel *wink. Staycation kali ini di Westin Hotel. Lumayan nih nginepnya bisa tiga hari dua malam. Lumayan banget buat menghabiskan budget bulanan karena pesen makanan siap saji. Untungnya lokasi Westin yang hanya beda satu gedung dengan Plaza Festival membuat saya tidak perlu pikir banyak kalau mau pesan makanan. Kan lumayan juga kalau mau beli cemilan tapi harus bayar delivery lagi, pesen makan siang bayar delivery lagi, makan malam dan seterusnya selalu ngeluarin ongkos kirim. Selain itu juga, lokasi Westin Hotel ini satu gedung dengan perkantoran Gama Tower. Sudah pasti ada mini market donk yang yang bisa melayani orang-orang kantoran setiap harinya. Jadilah nginep tiga hari ini tidak berat diongkos kirim

Sebenarnya sih kalau punya budget lebih, Westin Hotel juga menyediakan dine-in dan buffet untuk sarapan serta pilihan dine-in untuk makan siang dan makan malamnya. Berhubung ini suasana pandemi, maka semua menu bisa kalian scan barcodenya dan tinggal pesan deh.

Prosedur Covid
Dari pintu masuk, prosedur covidnya standard yah. Kita harus menjalani pengukuran suhu tubuh dan juga membersihkan tangan dengan hand santizer. Namun untuk kamarnya pihak Westin hotel sudah menggunakan prosedur kebersihan ruang kamar dan publik yang mereka claim menggunakan teknologi terkini. Jangan tanya teknologi apaan yah, kagak dijelasin sodara-sodara. Saya cuma baca dari claim mereka di secarik surat dalam kamar. 

Selain itu juga ada banyak hand sanitizer yang bisa kita pergunakan selama berada di hotel ini. Mereka tentu saja sudah menyediakan covid kit di kamar. Jika kamu butuh lebih, maka bisa menghubungi pihak hotel kembali. Hand sanitizer juga ada disetiap pintu lift. Bukan didalam liftnya, tapi di area tunggu liftnya, jadi setelah pencet tombol liftnya kita selalu dapat membersihkan tangan. Peringantan untuk selalu menggunakan maskerpun ada disetiap lantai di ruang tunggu lift tadi.

Oh iya, karena sekarang sudah PSBB transisi, maka area umum seperti kolam renang, restauran dan gym telah dibuka, namun dengan maksimum capacity.
 
Check In/ Check Out
Sekarang lanjut bagaimana proses check-in. Dari lobby dilantai paling bawah, bell boy sigap untuk membantu kami menurunkan barang. Kami hanya diberikan tag untuk barang kami. Tag ini ditunjukkan saat check-in agar barang kami langsung diantarkan ke kamar. Lobby hotel Westin itu di lantai 52. Saking tingginya sampai telinga sempat bindeng rasanya ketika naik lift. Dilantai 52 ini hanya terdapat lobby dan lounge dengan pemandangan kota yang memanjakan mata. Loungenya 360 derajat yah mengelilingi gedung. Jadi bisa lihat pemandangan sunrise dan juga sunset.
 
Tidak ada antrian untuk proses check-in. Lobby pun terasa renggang saja, tidak banyak orang yang berlalulalang. Hotel ini memang tipikal hotel bisnis yah, terlihat beberapa orang yang mengenakan batik dan pakaian formal. Nampaknya sedang ada acara seminar kantoran disini. Oh iya ketika check-in saya perlu untuk menyetor sejumlah deposit , nilainya Rp.2.000.000,00 dengan kartu kredit. Sebenarnya tidak masalah sih, karena sebagai besar deposit seperti ini tidak sempat tertagih kedalam billing statement. Tapi jumlahnya lumayan juga yah, padahal harga kamar saat pemesanan hanya Rp.1.300.000,00. Mungkin dengan lihat anak saya yang sangat aktif di lobby hotel seketika memberikan gambaran ancaman kerusakan yang bisa mereka timbulkan hahahahahaha. Selesai check-in, kami langsung naik ke kamar. Kamar kami di lantai 61, lift yang kami gunakan pun berbeda dari yang sebelumnya. Ada total 69 lantai yang terdapat digedung ini secara keseluruhan.
 
Sama dengan proses check-in, proses check-outnya pun mudah. Tinggal telpon bellboy, barang diambil kemudian ketemu barangnya nanti di lobby ground ketika kami sudah akan naik ke mobil. Saat pulang pun, kami tidak harus menunggu antrian, serahkan kunci dan voila kami bisa langsung pulang.

Kamar
Ukuran kamar yang kami pesan adalah kamar standard. Tapi viewnya tidak standard sama sekali donk (yeay!). Setiap kamar memiliki pemandangan kota yang menakjubkan dengan gedung-gedung tertinggi di Jakarta. Jendelnya yang selebar dan setinggi dinding kamar, memberikan pemandangan yang sangat menyenangkan mata. Pemandangan dari kamar adalah pemandangan sunset, pas banget untuk berendam sore sambil melihat pemandangan. Kok bisa rendaman dibath-up sambil melihat sunset? Kebetulan kamar mandinya didesain dengan kaca transparant, sehingga pemandangan dari jendela utama juga dapat dilihat dari kamar mandi. Tapi tidak perlu khawatir, ada tirai yang dapat diturunkan ketika kaca kamar mandi ini perlu untuk ditutup yah.
Tapi saya pusing sih liat otomatisasi tirai jendela di kamar ini. Saking otomatisnya, itu jadi mainan bocah-bocah ini donk. Tinggal pencet tirainya turun/ tertutup, pencet lagi tirainya naik/ terbuka. Begitu terus sampai akhirnya tirai didalam kamar mandi stuck dan tidak bisa turun lagi. Sudah dicoba oleh suami tapi nampaknya gagal. Akhirnya malam-malam kami telepon teknisi hotel. Mereka datangnya cepet juga sih, cek sini-sana kemudian akhirnya tirai turun. Tapi masalah belum selesai sampai situ donk, teknisi bilang kalau gulungan rollnya ada yang keluar sehingga mereka perlu untuk membongkar dan menggulung kembali. Karena proses gulung kembali itu membutuhkan waktu sekitar satu jam, jadi malam ini mereka hanya menurunkan tirainya saja, besok akan mereka perbaiki kembali dipagi hari. See?? terbayanglah deposit Rp.2jt saya kemarin saat check-in. Untungnya, tirai dapat diperbaiki seperti sedia kala dan tidak ada charge apapun yang dibebankan ketika kami check-out. Fiuh!
Ukuran tempat tidur hotelnya extra king deh rasanya. Lebar banget, tidur ber-empat aja rasanya masih lega. Tapi karena si anak kecil ini tidak suka tidur dengan selimut, maka dia dipindahkan ke baby crip yang telah kami pesan sebelumnya. Oh iya, tempat tidur bayi datang tidak dengan bantal maupun selimut bayi yah. Mereka pun tidak memiliki selimut bayi, jadi ada baiknya bawa selimut bayi/anak sendiri dari rumah. Kalau untuk bantal, saya tetap bisa meminta dari hotel saja. Ditanyain mau yang lembut atau yang lumayan keras. Wah baru sadar kalau ditempat tidur kami itu ada 4 bantal kepala dan 1 bantal kepala menyerupai guling. Ternyata bantal kepalanya ada yang empuk dan ada yang lumayan padat (sotoy banget yah hahah tapi terasa sih). Kenyamanan tidurnya dipikirin banget, pantesan susah bangunnya kalau pagi (hoaaaammmmmm...).
Fasilitas lainnya didalam kamar ada minibar, hairdryer dan perlengkapan mandi seperti biasanya. Saya cukup terkesan sih dengan perlengkapan mandinya. Sabun, shampo dan bodylotionnya beneran wangi dan melembabkan dibandingkan dengan bath kit hotel yang biasanya kami tempati. Nampaknya itu memang produk tersendiri yang mereka beri merk degh, soalnya jenis yang sama digunakan di tempat mandi disekitaran swimming pool. Layout kamarnya juga ok, tempat koper, alas kaki, lemari gantung semua berada didekat pintu dan dipisahkan dari ruang utama oleh kamar mandi. Sehingga area yang berantakan hanya sekitaran sana, untuk area kamarnya yah ngak rapi juga sih ahahahahaha secara yah ini udah seperti wahana bagi anak-anak yang tinggal 3 hari didalam kamar.


Restoran

Sarapannya ada di Restoran lantai 51 dari jam 06.00 am s.d 10.00 a.m. Kita boleh meminta sarapan dine-in tapi prosesnya memakan waktu sekitar 45 menit dari pemesanan hingga pengantaran. Menunya pun terbatas hanya asia dan western saja. Merasa rugi, kami pun turun ke restoran. Asiknya tidak banyak orang direstoran. Mungkin karena kami turun sarapan setelah pukul 09.00 jadi seminar kantoran itu pun sudah dimulai. Tidak perlu khawatir, area meja dibersihkan dengan disinfektant sesaat setelah selesai digunakan oleh tamu sebelumnya. Pengunjung restoran pun tidak terlalu banyak, kami bahkan duduk selisih satu meja dengan pengunjung yang lainnya. 

Makanannya disajikan buffet maupun by order. Kalau mau cepat, kalian bisa langsung memilih buffet dan meminta kepada petugas untuk diambilkan kue, makanan, buah, minuman dan sebagainya. Yup! pengunjung tidak dapat mengambil sendiri karena itu bagian dari pencegahan covid-19. Tapi duduk manis dan memesan dari pelayan pun mudah. Kami tinggal memesan ini itu yang ada dimenu. Tidak perlu menunggu terlalu lama, pesanan kami pun diantarkan satu persatu kemeja. 

Wah banyak menu sarapan sehat membuat saya lebih tertarik untuk memesan ala-carte saja. Selama dua hari disana kami memesan avocoda bread toast, dimsum, omlet dengan putih telur, one night oatmeal, healty salad dan banyak lagi yang lainnya. Dan surprisingly semuanya enak loh walaupun dikategorikan sarapan sehat. Tapi kata suami saya yang pernah menginap disini sebelum pandemi, menu ala-carte ini memang dapat dipesan disetiap sarapan. 

Fasilitas
*Kolam Renang
Kolam renangnya full indoor. Kok tertutup sih?. Kalau ini open space, kita bisa terbang ketiup angin kali yak, wong ini dilantai 50 keatas. bayangin aja anginnya bisa sekenceng apa?. Panjang kolam renang mungkin sekitar 20 meter dengan kedalaman 1.3m. Kolam renang anaknya lebih ke untuk main cipak-cipuk air aja sih yah. Bahkan anak saya yang kecil pun tidak tertarik dengan kolam renang anaknya. Mereka jadinya lebih suka berenang di kolam orang dewasa dengan pengawasan kami pastinya. 
Kolam dewasa pun tidak terlalu lebar, hanya cukup untuk tiga orang dewasa berenang bolak balik bersamaan. Bagus juga nih selama pandemi, kapasitas orang yang berada disekitar kolam renang dan didalam kolamnya hanya 10 orang. Sebelum masuk pun setiap pengujung diminta untuk bilas dengan sabun diarea bilas terlebih dahulu. 
Berenang pagi dan sore diarea ini sih kami puas sekali karena serasa private pool. Kami hanya sekali saja menggunakan kolam dengan orang lain, itu pun hanya 2 orang. Sisanya hanya kami sekeluarga saja yang menggunaka area kolam renang. Saat check-in sudah diberi tahukan kalau pengunjung hotel sedang tidak banyak sehingga tidak perlu khawatir akan berenang melebihi quota yang sudah ditentukan pihak hotel.

*Gym, Kolam Air Panas, Spa, Sauna dan Uap.
Banyak fasilitas pendukung lainnya yang bisa dinikmati dihotel ini. Selain spa yang berbayar tapi sayangnya sedang tutup. Fasilitas lainnya seperti Gym, kolam air panas , sauna dan uap juga dapat dinikmati gratis disini. Ruang bilas Gym dilengkapi dengan loker dan fasilitas penunjang tadi. Sehingga fasilitasnya tidak kalah dengan membership gym pada umumnya. Sayangnya untuk saat ini hanya Gym saja yang dapat digunakan, sisanya ditutup sementara. 
Kata kakak, satu yang kurang dari hotel ini adalah kids clubnya. Mungkin bisa kali nanti diadakan untuk menunjang kami para keluarga soleha yang suka nebeng hotel saat suami sibuk kerja /dinas hahahahaah.

Sampai jumpa di staycation aman dan sehat selanjutnya *wink


 
 

 




Sabtu, 31 Oktober 2020

Review Hotel: Casa Grande Kota Kasablanka

Wah boleh juga nih staycationnya di apartement. Kami memesan salah satu kamar di Casa Grande Kota Kasablanka melalui www.airbnb.com. Ini apartement baru sehingga gedung, fasilitas dan kamar beserta prabotannya masih baru banget. Salesnya aja masih sering bolak balik mengantar calon pembeli unit di apartement tersebut. Dengan harga yang jauh lebih murah kita sudah bisa menikmati fasilitas seperti hotel dengan kamar yang tentu saja lebih lega.

Ternyata ketika kami menginap disana selama beberapa hari, banyak juga loh keluarga lain yang staycation di apartement ini. Weekday ada, terlebih lagi saat weekend. Tapi tenang saja, public space-nya luas sehingga masih bisa banget untuk jaga jarak.


Prosedur Covid

Dariobby hingga pintu masuk, prosedur covidnya standard aja yah. Ada pengukuran suhu tubuh dan kewajiban untuk membersihkan tangan dengan hand santizer yang telah disediakan. Sedangkan untuk kamarnya, penyewa telah menyemprotkan disinfektant. Yah paling semprot ruangan sebelum kami masuk aja sih. Oleh karena itu suami saya mencuci kembali semua piring dan gelas yang disediakan serta menyemprot ulang seluruh area dan probotan dengan disinfektank biar lebih afdol.
 
Check In/ Check Out
 
Check-in jam 14.00/15.00 dan check-out 12.00 seperti biasa aja yah bagi yang sudah pernah mengunakan jasa airbnb. Tapi klo belum maka saya cerita sedikit. Tidak ada resepsionist yang akan menerima kita walaupun ada resepsionist di lobby apartement yah guys. Kita harus menghubungi pemiliki unit untuk membuat janji serah terima kunci unit. Biasanya pemilik unit akan menjemput kita di lobby atau parkiran kemudian menemani hingga ke unit. 
 
Pemilik biasanya menjelaskan terlebih dahulu bagian-bagian dan cara pemakaian alat-alat elektronik yang ada di dalam unit. Cara kerja ac, wifi, mesin cuci, setrika, pemanas air dsb. Juga memastikan bantal dan handuk yang cukup untuk jumlah tamu yang sebelumnya telah kami informasikan. 
Kemudian untuk check-outnya kita perlu janjian lagi untuk menyerahkan kunci unit. Saat memesan sebenarnya kita sudah dibebani dengan biaya kebersihan sih, tapi ada baiknya sopan-santun jugalah yah. Kotornya ngak usah kebangetan yah guys. Tolong yang bisa dikumpulin yah dikumpulin dululah sampahnya. Perlu diketahui metode di airbnb ini, baik yang menyewakan dan si penyewa bisa sama-sama mereview yah guys. Jaga kredibilitas yess!

Kamar

Kamar Kedua
Enaknya staycation di apartement adalah kita bisa mendapatkan beberapa kamar. Setiap orang jadi punya kamar masing-masing namun tetap bisa kumpul bareng selama staycation. Ini staycation kedua kami selama PSBB. Untuk di Casa Grande kami memilih unit dengan 3 kamar dan 2 kamar mandi. Kamar utamanya dilengkapi dengan kamar mandi (bath up), ukuran tempat tidur king, dan tentu saja fully furnish. Kamar kedua dan ketiga menggunakan share bath room. Kamar kedua dengan tempat tidur queen size sedang kamar ketiga dengan ukuran single bed. Kedua kamar ini juga sudah fully furnish. Jangan khawatir yah, seprei dan handuk diganti semua dengan yang baru setiap ada penghuni. Tau darimana? Tau dari handuk sebelumnya masih basah dijemur didalam ruang jemur unit tersebut ;) wink. Orangnya juga ngasih tau kok kalau tentang penggantian seprei dan handuk ini. 

Kamar Utama
Kamar Ketiga
Kamar Mandi Utama

Smart TV terpasang dibagian living room dan kamar utama. Jadi gampang yah bagi yang punya akun tv online bisa langsung cus. Layout ruangan unitnya enak banget sih buat anak berlarian dan bermain kesana kemari. Prabotannya lengkap tapi dengan kesan minimalis sehingga tidak perlu takut anak menambrak sesuatu atau memecahkan pajangan. Untuk area dapurnya juga sangat lengkap. Sampai bisa masak beneran loh. Panci, penggorengan, piring, mangkok, pisau set, dan masih banyak lagi yang bisa banget dipakai untuk masak sendiri. Tapi ehm, kalau saya sih sudah cukup dengan microwave aja hahahaahha. Kulkas dan dispenser tidak usah ditanyakan lagi yah. Ini enaknya kalau diapartement yah, hemat beli air minumnya karena cukup sedia segalon aja langsung. Pemilik unitnya tentu saja sudah sediain buat kita loh.

Dibagian belakangan unit juga masih terdapat ruangan cuci dan menjemur. Jadi yah renang, cuci, jemur, repeat yah buat yang nginepnya beberapa hari sih ok banget. Bagasi bisa slim loh. Tapi tidak nginep beberapa hari pun ok aja sih buat cuci, wong mesin cucinya sekalian pengering. Harga segini sih parah banget sih lengkapnya.


Restoran, Kolam Renang, Kids Club
 
Restoran
Restoran untuk sarapan tentu ngak ada yah, soalnya ini bener-bener apartemen. Bukan yang setengah apartement milik pribadi setengah apartemen yang dikelola untuk disewakan. Tapi tidak perlu khawatir. Kita nginepnya dipusat kuliner banget. Jajanan, makanan berat macam apa, minuman ringan macam apa juga semuanya ada disini. Jadi enaknya staycation di Casa Grande ini adalah apartemen ini punya akses langsung menuju mall kota kasablanka. Jadi sarapan, cemilan, makan siang dan makan malam bisa turun langsung ke area mall beli sendiri. Hemat donk yah dibandingkan delivery ke hotel tiap kali mau makan?. Belum tentu, karena ku jadi terlalu sering turun buat beli makanan. Atau karena males turun berkali-kali jadinya laper mata, beli ini itu dulu lah "sekalian" baru naik ;p wink.

Kolam Renang
Lanjut cerita tentang kolam renangnya yah, disini ada dua kolam renang dewasa dan dua kolam renang anak-anak. Ukurannya sama-sama ngak santi sih. Layoutnya memanjang dan lebar jadi kita bisa berenang bersama beberapa orang dalam waktu yang sama. Tapi ada penyesuaian jam dan batas orang nih selama PSBB transisi ini. Setiap area kolam hanya boleh digunakan bersama-sama dengan 5 orang lainnya. Karena ada dua area kolam, yah totalnya 10 oranglah. Kemudian ada juga jam kunjungannya. Dimulai dari jam 07.00 dan terakhir 17.00. Kolam ini dibatasi 90 menit pemakaian setiap kali dibuka. Kemudian akan ada 30 menit jeda sebelum jam buka berikutnya lagi. Waktu jeda ini digunakan oleh petugasnya untuk berfoto membersihkan area duduk. 
 
Iya loh ini ku kesel banget. Jadi pada saat mau renang sebelum sesi dibuka berikutnya, ku sudah standby disana, terlihatlah ada yang membersihkan sisaan air dipinggir kolam biar ngak becek kemudian diakhiri foto (masih ok). Petugas lain ada yang menempelkan lap di meja atau kursi santai kemudian di foto (lah ngapain mas? mau masuk majalah kebersihan?). Memang kadang sistem dibuat itu sudah baik tapi jalannya dilapangan yang gitu-gitu aja degh.

Kids Club
Masih dilantai yang sama, tidak jauh dari kolam renang terdapat area bermain anak. Waktu penggunaan dan sistem buka tutup area bermain ini pun sama. Ku suka banget sih area bermain ini, Selain mainannya banyak yah dan di area terbuka, standard safetynya pun ok seperti area bermain anak bayar pada umumnya. Lumayan mengobati kerinduan anak-anak yang sudah lama ngak manjat-manjat dan main outdoor kayak gini yah. Bagi dedek sih ini hal yang baru karena doi berkembang selama masa pandemi. Jadi dia tipe anak rumah belum pernah main yang seseru ini. Puk puk si bayi pandemi.
 
Overall ini apartemen staycation yang ok banget!
Tetap jalan-jalan, tetap sesuai protokol covid-19 yah. Sehat selalu!
 
See yaa
 

 




 

Copyright © Makan sambil Jalan *wink. Template created by Volverene from Templates Block
WP by WP Themes Master | Price of Silver