Jumat, 25 Maret 2011

Singapura Murah Meriah

Mungkin berlibur sendirian belum termasuk dalam kamus saya karena satu hal yang pasti adalah repot mengabadikan gambar saya dilokasi-lokasi yang saya inginkan. Namun bepergian sendiri ke negara orang kali ini terpaksa saya jalani. Bukan saya namanya kalau tidak trial dan error. Anggap saja saya tipe orang yang selalu memandang sesuatu pada umumnya. Pada umumnya terminal 3 Soekarno-Hatta diperuntukkan untuk penerbangan Air Asia. Karena hal itu telah menjadi pada umumnya dikepala saya maka tanpa bertanya terlebih dahulu saya sudah tiba di terminal 3 untuk keberangkatan menuju Singapura. Alangkah bodohnya karena ternyata terminal 3 itu hanya untuk penerbangan domestik saja. Terpaksalah saya dihadapkan kedua pilihan lagi untuk pindah ke terminal 2. Pertama adalah menunggu hingga bus dalam bandara lewat dan mengantar saya ke terminal 2 ( saya benar-benar tidak yakin bus ini akan datang kurang dari 30 menit sekali) atau saya harus menggunakan jasa angkutan liar yang tentu saja lebih cepat namun dengan sukses memaksa saya membayar sebesar 40.000 idr. 

Akhirnya tibalah saya di terminal 2 Soekarno-Hatta, jangan samakan proses penerbangan domestik dengan penerbangan internasional. Siapkan waktu sekitar 2 jam sebelum berangkat karena saat terjadi lonjakan penumpang seperti saya kemarin saya membutuhkan waktu sejam untuk lolos dari antrian imigrasi Indonesia. Tidak perlu berlama-lama saya sudah bisa masuk ke dalam pesawat dan berangkat menuju Singapura. Trial and error saya tidak berhenti begitu saja. Sesampainya disana tentu saja taxi  bukan pilihan transportasi murah di negara Singapura ini, maka kereta adalah pilihan saya. Selain karena  kereta memiliki terminal pasti-pasti juga harganya yang miring. Dari terminal kedatangan pertama saya terlebih dahulu harus menggunakan kereta dalam bandara untuk pindah ke terminal 2 karena hanya diterminal 2 ini ada kereta cepat menuju tengah kota Singapura. Tidak usah khawatir karena petunjuk jalannya ditampilkan dengan berbagai bahasa dan sangat jelas. Saran saya adalah tanyakan kepada petugas ticketing kereta untuk langsung mendapatkan kartu kereta yang bisa diisi ulang. Ini akan mengurangi waktu yang terbuang untuk mengumpulkan receh dan proses memilih stasiun dimana kita turun setiap bepergian. Untuk pertama kali harga kartu dan isi ulang pertamanya sebesar 12 SGD.
Dikarenakan saya telah terlebih dahulu membooking kamar disalah satu hostel di kawasan Bugis maka tentu saja saya harus naik kereta cepat ini dan turun di stasiun Bugis. Untuk penginapan saya memesan ABC hostel yang berlokasi sekitar 2 blok kearah Arab street. Dari terminal saya harus berjalan kearah kiri hingga menemukan Arab street dari situ saya hanya perlu berjalan beberapa blok kecil lagi hingga menemukan bugis hotel. Hanya berjarak beberapa gedung ABC hostel sudah bisa ditemukan. Dari beberapa hostel yang direkomendasi, kebersihan dan suasana hostel memang benar-benar layak dan nyaman untuk jadi tempat persinggahan. Untuk keterangan lebih lanjutnya bisa dilihat di http://www.abchostel.com.sg. Sebagai informasi adalah lebih baik melakukan booking melalui telephone jika dalam 2- 3 hari tidak ada email balasan dari pihak hostel. 

Satu hal yang perlu dipastikan adalah bawalah MAP lokasi hostel maupun hotel tempat nginep kamu karena betapa susahnya menanyakan nama jalan kepada orang Singapura ini. Masalahnya adalah mereka tidak semua tau nama jalan terdekat dari mereka, tidak semua bisa berbahasa Inggris terutama kaum orang tua dan terlebih lagi dialek bahasa Inggris yang berbeda sehingga susah pula dimengertinya kalau tidak melihat MAP bersama-sama *hindari pengalaman saya yang tersesat disekitar bugis ini hingga sejam karena information dan language lack.

Setelah berlelah-lelah di hostel dan membersihkan diri yang benar-benar berdebu dan berkeringat akibat mengerek koper sejaman dijalan raya maka tidak perlu membuang waktu lagi saya akan segera berangkat mengelilingi Singapura ini. Perjalanan saya dikota Singapura seperti saya bilang tidak mungkin sendiri karena liburan kali ini saya akan bersama adik saya pacarnya dia (obat nyamuk gila gw) dan kakak pacarny beserta pasangannya dia (ribet jelasinnya dimengerti saja langsung) *wink. Hari pertama menjelang matahari akan terbenam sebentar lagi maka saya memutuskan untuk mengunjungi Merlion Park (icon Singapura). Seperti pertama kali ke Jakarta saya mengunjungi Monas sebagai ritual hahaha. Tidak membutuhkan waktu lama untuk mencapai merlion park hanya 2 stasiun saja dari bugis berhentilah di Raffles Place (transit MRT jalur merah dan hijau). Untuk lebih mudahnya silahkan print MRT map pada website ini http://www.smrt.com.sg/trains/network_map.asp.

Berjalanlah keluar stasiun dan banyak-banyaklah bertanya kepada orang-orang untuk menuju lokasi Merlion Park. Di Merlion park selain bisa foto dengan Merlion Statue (yang dijadikan hotel Merlion sementara  itu sangat merugikan wisatawan), Marina Bay building dari kejuhan, juga bisa menggunakan jasa perahu yang akan membawa kamu mengelilingi danau di Merlion Park ini.

Park

Marina Bay as the background

Miniatur Merlion 

Pemandangan danau dan kapal wisata

Dihari kedua perjalanan saya di Singapura benar-benar harus mempersiapkan waktu seharian untuk ke Sentosa Island. Ada satu tempat wisata permainan yang termasuk baru di Singapura terletak di dalam lokasi Sentosa Island. Wisata ini wajib untuk dikunjungi terutama penggemar roller coaster karena terdapat dua jenis roller coaster dengan tipe berbeda yang bisa saya nikmati disini. Jalur untuk mencapai sentosa Island ini sama saja dengan yang kemarin saya harus lakukan. Saya harus ke bugis station mengambil MRT dan kemudian turun di Outram Park (transit station antara MRT jalur hijau dan jalur ungu). Di Stasiun ini saya harus pindah kereta ke MRT jalur ungu menuju Harbour Front station. Dari station ini kita bisa masuk kedalam Vivo City mall kemudian menuju lantai paling atas untuk membeli tiket memasuki Sentosa Island. Dari Vivo city saya menggunakan kereta yang nantinya akan mengelilingi Sentosa Island. Jika mau berputar-putar dulu bisa saja menggunakan kereta ini untuk melihat semua tempat hiburan di Sentosa Island

Pada akhirnya saat kereta berhenti di depan Universal Studio Singapura saya turun untuk segera menikmati hiburan disini. Satu tips yang pasti jika bepergian di hari libur terutama libur sekolah, natal dan berbagai liburan besar lainnya saya sarankan untuk membeli tiket Universal Studio secara online karena kemungkinan tiket masuk habis itu sangat mungkin terjadi https://reservations.rwsentosa.com/Itinerary/TPTicketTypeSelection.aspx?type=2&aid=0&vd=634428782538231609.

Hal yang menarik di Universal Studio ini adalah konsep gedung-gedung yang dibuat seperti berada diberbagai jenis background film. Ada banyak juga tokoh-tokoh kartun maupun artis dan aktor yang biasanya muncul di film. Tapi jangan mengharapkan yang asli karena mereka hanya icon-icon yang diperankan oleh orang lain. Siapkan memori kamera yang cukup banyak karena akan ada banyak spot foto yang bagus.
With Marilyn Monroe
Foto ala-ala makhluk luar angkasa
Settingan Eropa

Settingan Hollywood

Serasa lagi di America gang kelinci blok B2
Selain mengabadikan berbagai macam icon maupun spot foto yang bagus, tentu saja kami datang kesini untuk bermain. Banyak permainan seru yang siap membuat jantung agak berolah raga di hari libur. Masuki Wahana di bagian Jurasic Park untuk menikmati arung jeram dalam versi berbeda karena kali ini kita akan dilemparkan langsung keluar dari mulut dinosaurusnya (tidak perlu saya ceritakan, rasakan saja perbedaanya *wink).

Wahan dengan arung jeram yang berbeda

Selain itu wahan seru lainnya coba ke daerah Pyramid karena bermain roller coaster dalam ruangan gelap dengan kecepatan tinggi benar-benar membuat pasrah mau diapain aja deghh ama keretanya TERSERAH!!! *wink.

Berroller coaster dalam gelap.

Wahana yang menarik lainnya adalah wahana simulasi pemutaran pembuatan efek-efek pada film. Saya lupa nama wahananya apa yang pasti patut disaksikan karena benar-benar serasa lagi mengalami badai, kebakaran, tabrakan dan efek-efek film lainnya.
Movie Effect
Satu wahana lagi yang saya pastikan harus dicoba. Bagi yang takut terhadap ketinggian maupun kecepatan ayolaaaaahhhh tanamkan dalam hati kalian sekali aja seumur hidup degh yang penting nyobain…Saya sampai mencoba berbagai posisi duduk dari duduk ditengah sampai duduk dibagian paling depan roller coaster untuk merasakan sensasi jantung yang berbeda-beda…GREAT!!!!!! *wink.
Roller Coaster

Dua roller coaster ini akan dibuat seakan-seakan bertabrakan

Amazing Face
Sepulang dari Universal Studio pada malah hari ada berbagai pilihan lain yang bisa dinikmati salah satunya bisa berjalan-jalan di daerah Orchard jalanan belanja dari ujung sampai ujung benar-benar hotel dan mall-mall besar. Satu hal yang saya sarankan pada pecinta sepatu, segera check Charles & Keith di Singapura karena harganya benar-benar miring dibandingkan di negara lain. Tidak hanya wisata berbelanja, dijalan arab daerah Bugis juga banyak terdapat café-café yang menyediakan sisha dan makanan arab lainnya. Kalau mau nongkrong tentu saja nyaman dan terbuka bisa bawa kartu dan seru-seruan dengan teman kamu karena disana benar-benar kawasan untuk turis luar.

Demikianlah perjalan saya di Singapura tentang bagaimana perjalanan saya setelah ini ke Malaysia silahkan pindah halaman yah. Sampai jumpaaaaa!! Oh iya budget hidup saya selama di Singapura adalah sebagai berikut:

Visa: Free karena termasuk negara ASEAN
Fiskal: Free (tanpa NPWP pun free, peraturan baru pemerintah)
Tiket Pesawat: Air Asia Promo 265.000 idr
MRT tiket 3 hari 2 malam: 20 SGD atau 150.000 idr
Universal Studio Singapura: 72 SGD atau 540.000 idr
Penginapan dua hari : 420.000 idr ini bisa ditekan sekitar 270.000 idr
Makan 5 kali: 50 SGD atau 400.000 idr

2 komentar:

Anonim mengatakan...

penasaran sama Marilyn Monroenya Universal Studio Singapore.

TAke mengatakan...

hahaahahha sama2 semok ama yg aslinya cm ini berat badanny naik 10 kilo gw rasa *wink

Posting Komentar

 

Copyright © Makan sambil Jalan *wink. Template created by Volverene from Templates Block
WP by WP Themes Master | Price of Silver